July 29

Apa yang Dilakukan Ma’mum Setelah Selesai Membaca Al-Fatihah dan Surat Lainnya, Sementara Imam Belum Rukuk?

✍🏻

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

📬 Pertanyaan:

Jika orang yang shalat pada shalat sirriyah (yang tidak mengeraskan suara) telah selesai membaca al-Fatihah dan surat setelahnya, namun imam belum rukuk, apakah dia diam?

🔓 Jawaban:

Ma’mum tidak diam jika telah selesai membaca al-Fatihah dan surat setelahnya sebelum imam rukuk, tetapi dia tetap membaca ayat yang lain hingga imam rukuk. Bahkan seandainya pada dua raka’at setelah tasyahhud pertama dia telah selesai membaca al-Fatihah sementara imam belum rukuk, maka dia membaca surat yang lain sampai imam rukuk, karena dalam shalat tidak ada diam, kecuali ketika ma’mum sedang mendengarkan bacaan imamnya.

📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 15 hlm. 108 🌍 Sumber || https://goo.gl/IoFp59 ⚪ WhatsApp Salafy Indonesia ⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy 💎💎💎💎💎💎💎💎💎

November 13

Tersenyum Tidak Membatalkan Sholat

Syaikh Shalih bin Fawzan al Fawzan hafizhahullah

Pertanyaan:
Apakah tertawa dalam shalat merusak wudhu?

Jawaban:
Tertawa membatalkan shalat karena seperti berbicara yang menunjukkan tidak khusyu’. Sedangkan para ulama telah bersepakat (ijma’) bahwasannya jika tertawa dalam shalat, maka batallah shalatnya.

Adapun tersenyum, maka tidak membatalkan shalat karena bukan jenis pembicaraan.

Adapun wudhu, tidak batal dengan tertawa menurut pendapat yang benar di antara dua pendapat ulama, sedangkan hadits yang diriwayatkan tentangnya merupakan hadits yang dhaif (lemah). Hanya saja jika dia tertawa dalam shalat, batallah shalatnya dan dianjurkan baginya berwudhu karena dia telah mekakukan dosa, sehingga dianjurkan baginya berwudhu.

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=67884&page=2

http://bit.ly/Al-Ukhuwwah

التبسم لا يبطل الصلاة

هل الضحك في الصلاة يفسد الوضوء؟

ـ الضحك تبطل به الصلاة، لأنه كالكلام يدل على عدم الخشوع، وقد أجمع العلماء أنه إذا قهقه في الصلاة، بطلت أما التبسم، فلا يبطل الصلاة، لأنه ليس كلاماً، أما الوضوء، فلا يبطل بالقهقهة على الصحيح من قولي العلماء، والحديث الوارد في ذلك ضعيف، ولكن إن قهقه في الصلاة، بطلت واستحب له الوضوء، لأنه أذنب ذنباً، فيستحب له الوضوء.

November 11

Hukumnya Imam dan Khatib Jum’at oleh Dua Orang yang Berbeda

☄ asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah,

Tanya :
“Dalam shalat Jum’at, seseorang melakukan adzan pertama, lalu orang lain lagi adzan kedua. Demikian juga yang bertindak sebagai khatib dalam dua kali khutbah Jum’at oleh seseorang, lalu yang menjadi imam orang lain lagi. Apa hukumnya?”

Jawab :
“Hal itu tidak mengapa, walhamdulillah.
Boleh adzan pertama dilakukan oleh satu orang, dan adzan kedua oleh orang lain.
Khutbah oleh seseorang, dan imam oleh orang lain. Itu semua tidak mengapa, walhamdulillah.
Continue reading

November 9

Apabila Imam Sholat Salah Melafalkan Al-Fatihah

🕐 Ketika kita mendapati imam sholat ternyata melakukan kesalahan fatal dalam membaca surat alquran, batasan apakah yang menjadi parameter sah atau tidaknya sholat, sehingga perlu meninggalkan imam tersebut? demikian juga batas kepantasan yang hanya berhukum makruh?

Pertanyaan di atas bisa jadi terlintas dan kita alami. Berikut ini sebagian bimbingan hikmah dari fatwa para ulama, semoga bisa menjadi penuntun sikap hikmah.
بارك الله فيكم
Continue reading

October 14

Sholat Jumat Bagi Security

✍ Fadhilatusy Syaikh Al-‘Allamah Muhammad bin Shaleh Al-‘Utsaimin rahimahullah waghafarallahu lanaa wa lahu :

📜 Pertanyaan :

Aku sibuk menjaga keamanan, dan terkadang diminta tetap menjaga keamanan pada hari Jum’at, dengan itu maka aku tidak bisa menunaikan sholat Jum’at bersama kaum muslimin, apakah yang demikian boleh ? Dan apakah aku harus sholat Dhuhur atau hanya sholat 2 rakaat?

📜 Jawaban :

Ya boleh bagimu untuk menjaga keamanan kendati kamu luput dari sholat jum’at, selama tempat tersebut membutuhkan penjagaan, dan dalam kondisi seperti ini wajib bagimu untuk  sholat dhuhur dan tidak boleh sholat jumat.

📚 Kitab Majmu’ Al-Fatawa, jilid 16 Fatawa Al Fiqh Sholatul Jum’ah halaman 36.

┄┄┉┉✽̶»̶̥▪»̶̥✽̶┉┉┄┄

املؤوا الدنيا علما:
فضيلة الشيخ العلامة محمد بن صالح العثيمين رحمه الله وغفر الله لنا وله
السؤال :

أنا أشتغل حارس أمن ، وأحياناً يُطلب مني الدوام يوم الجمعة ، فلا أستطيع أن أؤدي صلاة الجمعة مع المسلمين فهل يجوز ذلك ؟ وهل أصلي الصلاة ظهراً أم أصليها ركعتين ؟
الجواب :

نعم يجوز لك أن تحرس ولو فاتت الجمعة ، مادام المكان محتاجاً إلى الحراسة ، وفي هذه الحال يجب عليك أن تصليها ظهراً ، ولا يجوز أن تصليها جمعة .

 .

المصدر : كتاب مجموع فتاوى .

المجلد السادس عشر : فتاوى الفقه صلاة الجمعة . الصفحة : 36 .

Broadcast by : Ahlus Sunnah Karawang

📜 Channel MutiaraASK http://tlgrm.me/MutiaraASK

🌍 Website ASK http://bit.ly/BlogASK

💬 BBM Mutiara Salaf Pin:54ABD49E | Channel:C001C7FFE
•┈┈┈┈••••❁🌠❁••••┈┈┈┈•

🎯 Majmu’ah Ashhaabus Sunnah

🚀©hannel telegram: https://tlgrm.me/ashhabussunnah

•┈┈┈┈••••❁🌠❁••••┈┈┈┈•

August 21

Selesai Sholat Baru Sadar Ada Najis

❓Tanya :

Seseorang Setelah Selesai Sholat Baru Sadar Bahwa pada Pakaiannya Terdapat Najis. Apakah Ia Wajib Mengulangi Sholatnya?
➖➖➖➖➖➖➖

👉🏻Jawab:

Ia tidak wajib mengulangi sholat, jika baru mengetahui setelah selesainya sholat. Nabishollallahu alaihi wasallam pernah sholat bersama para Sahabat. Beliau sholat menggunakan sandal. Di tengah sholat beliau melemparkan sandalnya. Perbuatan itu diikuti oleh Sahabat yang menjadi makmum. Selesai sholat beliau bertanya: mengapa kalian melemparkan sandal? Para Sahabat menjawab: karena kami melihat anda melakukan hal itu. Nabi menyatakan bahwa di tengah sholat, Jibril memberitahu bahwa pada sandal beliau terdapat najis. Maka Nabi melemparkan sandal yang mengandung najis tersebut. Hadits tersebut diriwayatkan dari Sahabat Abu Said al-Khudri (riwayat Abu Dawud dishahihkan oleh Ibnu Hibban, Ibnu Khuzaimah, dan al-Albany). Continue reading

January 12

Pengaturan Shaf Sholat Berjamaah (Bagian  4-selesai)

✅Bolehkah Sholat Makmum Terhalang Tabir/ Tembok dan Sholat Mengikuti Imam?

Jika di antara Imam dengan makmum terhadap penghalang, namun makmum masih bisa mendengar suara Imam, yang demikian tidak mengapa dan sholatnya sah. Apalagi jika penghalangnya pendek dan makmum bisa melihat Imam atau makmum yang lain di depannya. Hal ini adalah pendapat al-Imam Malik, Abu Hanifah, dan riwayat dari Imam Ahmad.

Nabi pernah sholat di kamar beliau, kemudian para Sahabat bermakmum kepada beliau dengan terhalang tembok pendek.
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ فِي حُجْرَتِهِ وَجِدَارُ الْحُجْرَةِ قَصِيرٌ فَرَأَى النَّاسُ شَخْصَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ أُنَاسٌ يُصَلُّونَ بِصَلَاتِهِ

Dari Aisyah –radhiyallahu anha- beliau berkata: Rasulullah shollallahu alaihi wasallam sholat pada suatu malam di kamarnya sedangkan tembok kamar pendek, sehingga manusia bisa melihat Nabi shollallahu alaihi wasallam, maka manusia kemudian sholat mengikuti sholat beliau (H.R al-Bukhari)  Continue reading

January 7

Ketinggalan Sholat Jumat

🌾🌾🌾🌾🌾🌾

🔸Pertanyaan :

Apabila aku masuk masjid imam shalat jum’at dalam keadaan duduk tasyahud, apakah aku shalat jum’at atau shalat zhuhur?

🔸Jawab:

Apabila orang yang masbuq shalat jum’at tidak mendapatkan kecuali sujud dan tasyahhud, maka dia shalat zhuhur tidak shalat jum’at. Karena shalat didapatkan dengan ruku’, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

((من أدرك ركعة من الصلاة فقد أدرك الصلاة))

“Barangsiapa mendapatkan ruku’ shalat maka ia telah mendapatkan shalat” (1)
Continue reading

January 4

Shalat Dengan Pakaian Yang Dikenakan Saat Buang Hajat / di WC

📣 Fadhilatusy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah pernah ditanya tentang hal ini

▪Pertanyaan :

Karena memungkinkan ketika keluar dari WC pakaian mereka terkena najis dan tidak diragukan WC tidak lepas dari najis. Bila demikian, apakah sah shalat mereka dengan mengenakan pakaian tersebut ?

✅ Beliau rahimahullah menjawab :

“Sebelum aku menjawab pertanyaan ini, aku hendak mengatakan bahwa syariat Islam ini, alhamdulillah, telah sempurna dari seluruh sisi. Cocok dengan fitrah manusia yang Allah ciptakan makhluk di atas fitrah tersebut. Di mana pula, agama ini datang dengan kemudahan dan keringanan, bahkan datang untuk menjauhkan manusia dari kebingungan dalam was-was dan bayangan-bayangan yang tidak ada asalnya. Berdasarkan hal ini, seseorang dengan pakaian yang dikenakannya berada di atas kesucian, karena hukum asalnya demikian, selama ia tidak yakin tubuh dan pakaiannya terkena najis. Inilah hukum asal yang dipersaksikan oleh sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tatkala ada seseorang mengadu kepada beliau bahwa ia merasa berhadats ketika sedang mengerjakan shalatnya. Continue reading

January 3

Pengaturan Shaf Sholat Berjamaah (Bagian 3)

✅Bolehkah Shaf Wanita Sejajar Laki-Laki dan Terpisah Tabir?

Pada sebagian surau atau masjid, shaf wanita berada di sebelah shaf laki-laki namun terpisah tabir/ dinding. Hal yang demikian InsyaAllah sholatnya tetap sah namun menyelisihi kesempurnaan.

Nabi memerintahkan agar para wanita shafnya di belakang shaf laki-laki sebagaimana hadits-hadits di atas. Demikian juga Sahabat Nabi Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu menyatakan:

أَخِّرُوْهُنَّ حَيْثُ أخَّرَهُنَّ اللهُ

Akhirkanlah mereka (para wanita) sebagaimana Allah mengakhirkan mereka (riwayat Abdurrozzaq, atThobarony)  Continue reading